BAGU, 13 Juni 2026 – Universitas Qamarul Huda Badaruddin (UNIQHBA) Bagu kembali menorehkan prestasi gemilang di panggung akademik internasional. Proposal penelitian inovatif yang diajukan oleh Dr. H. Sudirman, M.Pd., berhasil terpilih oleh Kementerian Pendidikan Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek) untuk diajukan pendanaannya ke lembaga donor prestisius dunia, Grand Challenge Canada (GCC).
Proposal yang berhasil lolos kurasi ketat tingkat nasional ini mengangkat judul futuristik: “IRPA System: Transforming Science Practical Assessment Based on Mobile Sensing Integrated Real-Time Adaptive Feedback for Accelerating Digital Science Literacy in Indonesia”.
Inovasi Digital untuk Literasi Sains Indonesia
Penelitian yang diinisiasi oleh Dr. H. Sudirman, M.Pd. ini berfokus pada pengembangan IRPA System, sebuah terobosan sistem asesmen praktikum sains berbasis mobile sensing yang terintegrasi dengan umpan balik adaptif waktu nyata (real-time adaptive feedback). Inovasi ini dirancang secara khusus untuk mengakselerasi literasi sains digital di Indonesia, menjawab tantangan pembelajaran sains modern yang interaktif dan berbasis teknologi modern.
Keberhasilan proposal ini menembus nominasi pendanaan GCC menjadi bukti nyata bahwa kualitas riset dan inovasi yang lahir dari rahim akademisi UNIQHBA memiliki relevansi kuat dan diakui secara global.
Dipresentasikan di Forum Hibah Internasional Makassar
Sebagai bagian dari tahapan fasilitasi dan pemantapan yang didukung penuh oleh Kemdiktisaintek, Dr. H. Sudirman, M.Pd. diundang secara resmi untuk mempresentasikan karyanya pada Workshop Hibah Penelitian Internasional. Agenda elit bagi para peneliti terpilih ini diselenggarakan di Universitas Muslim Indonesia (UMI), Kota Makassar, yang berlangsung dinamis pada tanggal 9–12 Juni 2026.
Rektorat beserta seluruh civitas akademika UNIQHBA menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas pencapaian luar biasa ini. Prestasi ini diharapkan menjadi pemantik semangat dan inspirasi bagi seluruh dosen serta peneliti di lingkungan UNIQHBA untuk terus berkarya, menembus batas, dan membawa nama kampus ke kancah internasional melalui riset-riset yang berdampak luas bagi kemanusiaan dan iptek.