LOMBOK TENGAH – Universitas Qamarul Huda Badaruddin (UNIQHBA) Bagu tengah melaksanakan kegiatan Asesmen Lapangan (AL) Akreditasi dari Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia (LAM-PTKes). Asesmen ini ditujukan untuk Program Studi S2 Administrasi Kesehatan dan dijadwalkan berlangsung selama empat hari, yakni mulai Rabu, 15 Juli hingga Sabtu, 18 Juli 2026.
Kedatangan tim asesor disambut dengan hangat oleh pimpinan universitas pada hari pertama. Bertindak sebagai asesor dalam visitasi akreditasi kali ini adalah dua pakar di bidangnya, yaitu dr. Onny Setiani, Ph.D. dan Dr. Nur Asniati Djaali, SKM., MKM..
Seperti yang terlihat pada dokumentasi "image_1233a1.jpg", kegiatan tatap muka dan sesi diskusi bersama pimpinan serta jajaran akademika dilangsungkan secara khidmat di ruang pertemuan kampus, lengkap dengan spanduk penyambutan resmi Asesmen Lapangan Program Pascasarjana. Agenda inti resmi dibuka pada Kamis pagi (16/7) melalui sambutan Pimpinan UNIQHBA dan penjelasan teknis dari tim asesor.
Selama proses asesmen, serangkaian agenda padat dilakukan untuk menilai kualitas dan kesiapan program studi secara komprehensif. Kegiatan diawali dengan presentasi dari Unit Pengelola Program Studi (UPPS) dan Program Studi mengenai kebijakan makro, tata pamong, Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), serta rencana pengembangan ke depan.
Tim asesor juga turun langsung melakukan observasi terhadap sarana dan prasarana penunjang perkuliahan. Peninjauan ini meliputi ruang pimpinan, ruang kelas, laboratorium, hingga perpustakaan untuk memastikan kelayakan fasilitas dan mutu proses pembelajaran.
Selain peninjauan fisik dan dokumen, validasi data juga dilakukan melalui sesi wawancara mendalam dengan berbagai pihak terkait. Sesi ini melibatkan 4-5 orang dosen tetap, tenaga kependidikan (seperti laboran dan pustakawan), perwakilan mahasiswa dari berbagai angkatan, perwakilan alumni, hingga mitra strategis institusi. Wawancara ini bertujuan untuk mengonfirmasi pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, mutu pelayanan akademik, kepuasan mahasiswa, masa tunggu kerja alumni, hingga kesesuaian kurikulum dengan kebutuhan mitra di lapangan.
Pada hari Jumat dan Sabtu, fokus kegiatan beralih pada perumusan hasil observasi. Tim asesor bekerja mandiri untuk menyusun laporan hasil asesmen lapangan, memaparkan rekomendasinya kepada pimpinan UPPS dan Prodi, hingga diakhiri dengan penandatanganan Laporan Hasil Asesmen Lapangan. Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan pengunggahan hasil penilaian ke dalam sistem SIMAK LAM-PTKes sebelum tim asesor bertolak kembali ke daerah asal pada hari Sabtu (18/7).
Segenap civitas akademika Universitas Qamarul Huda Badaruddin Bagu telah berupaya maksimal dalam mempersiapkan dokumen dan bukti fisik penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas. Mari kita iringi seluruh ikhtiar ini dengan doa, semoga proses Asesmen Lapangan ini berjalan lancar hingga akhir dan Program Studi Magister Administrasi Kesehatan UNIQHBA berhasil meraih hasil yang berkah dengan predikat akreditasi terbaik, yakni Unggul. Amin Ya Rabbal Alamin.