LOMBOK TENGAH – Universitas Qamarul Huda Badaruddin (UNIQHBA) secara resmi telah memulai babak baru dalam pengembangan akademik dan pemberdayaan mahasiswa melalui jalinan kerja sama strategis dengan Bank Indonesia. Kolaborasi ini dikukuhkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) mengenai Pelaksanaan Program Pendidikan Kebanksentralan (PPK) tahun 2026 yang dilaksanakan pada Rabu, 1 April 2026.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan UNIQHBA untuk menyelaraskan kurikulum pendidikan dengan kebutuhan industri dan kebijakan nasional, khususnya dalam memahami peran vital Bank Sentral dalam menjaga stabilitas ekonomi negara. Penandatanganan dilakukan oleh jajaran pimpinan UNIQHBA bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Barat sebagai bentuk komitmen bersama dalam memajukan kualitas sumber daya manusia di daerah.

Fokus Program Pendidikan Kebanksentralan

Program Pendidikan Kebanksentralan (PPK) yang diinisiasi oleh Bank Indonesia Institute ini merupakan sebuah ekosistem pendidikan komprehensif. Bagi UNIQHBA, program ini mencakup dua pilar utama yang akan diimplementasikan sepanjang tahun 2026:

1. Penguatan Literasi Kebanksentralan Pilar ini bertujuan untuk mempersempit celah antara teori akademik di kampus dengan kebijakan praktis ekonomi makro. Melalui kerja sama ini, mahasiswa UNIQHBA akan mendapatkan akses lebih luas terhadap materi pembelajaran mengenai kebijakan moneter, sistem pembayaran, serta peran Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas nilai Rupiah. Hal ini diharapkan dapat melahirkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap isu-isu ekonomi terkini.

2. Program Bantuan Pendidikan (Pemberdayaan) Salah satu poin paling krusial dalam kerja sama ini adalah penyaluran bantuan pendidikan bagi mahasiswa. Bank Indonesia memberikan dukungan finansial yang ditujukan untuk membantu keberlanjutan studi mahasiswa UNIQHBA yang berprestasi dan memenuhi kriteria tertentu. Program ini diharapkan dapat menjadi stimulan bagi mahasiswa untuk terus meningkatkan kapasitas diri tanpa terkendala biaya pendidikan.

Jadwal Penting dan Tahapan Seleksi

Sebagai bentuk transparansi dalam pelaksanaan program, pihak universitas telah menetapkan rangkaian jadwal seleksi bagi mahasiswa yang ingin mengakses bantuan pendidikan ini. Seluruh proses akan dilakukan secara ketat dan profesional untuk memastikan bantuan jatuh kepada pihak yang paling layak.

Berdasarkan surat resmi yang diterima pihak universitas, berikut adalah garis masa pelaksanaan program:

  • Penerimaan Berkas: Seluruh dokumen kelengkapan calon penerima bantuan pendidikan harus sudah diterima oleh pihak panitia seleksi paling lambat pada tanggal 9 April 2026.

  • Proses Verifikasi dan Wawancara: Tim seleksi akan melakukan pengecekan data dan wawancara mendalam mulai tanggal 10 hingga 24 April 2026.

  • Realisasi Bantuan: Mahasiswa yang dinyatakan lolos seleksi dijadwalkan akan menerima penyaluran bantuan pendidikan pada akhir bulan April 2026.

Implementasi dan Harapan ke Depan

Pelaksanaan PPK 2026 di UNIQHBA tidak hanya berhenti pada pemberian bantuan dana, tetapi juga mencakup kolaborasi jangka panjang dalam bentuk kuliah umum dan penyediaan sumber belajar yang relevan bagi civitas akademika. Dengan adanya kerja sama ini, UNIQHBA semakin memantapkan posisinya sebagai lembaga pendidikan tinggi yang adaptif dan memiliki jejaring yang kuat dengan lembaga negara.

Keterlibatan aktif mahasiswa dalam program ini sangat diharapkan, terutama dalam memanfaatkan kesempatan sosialisasi yang akan dilakukan secara terbuka di lingkungan kampus. Transparansi informasi menjadi kunci utama agar manfaat dari kerja sama antara UNIQHBA dan Bank Indonesia ini dapat dirasakan secara merata oleh mahasiswa di berbagai program studi.

Melalui sinergi ini, diharapkan akan muncul generasi ekonom dan praktisi muda dari UNIQHBA yang memiliki kompetensi unggul, berdaya saing global, dan siap berkontribusi bagi kemajuan ekonomi di Nusa Tenggara Barat maupun secara nasional.


#BeasiswaBankIndonesia #UNIQHBA #KerjaSama #PendidikanKebanksentralan #MahasiswaBerprestasi